You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mobil Layanan Transjakarta Care
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Transjakarta Sampaikan Keprihatinan Mendalam dan Evaluasi Total Layanan Transcare

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan keprihatinan mendalam atas insiden yang dialami oleh salah satu pelanggan disabilitas netra pengguna layanan Transcare, Saudari Novianis, pada Minggu (11/1) lalu.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini,"

Transjakarta berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab dan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap standar pelayanan disabilitas.

Insiden terjadi saat pelanggan turun di titik aman menuju area Halte Kejaksaan Agung, yang berjarak 50 meter. Kemudian didapat informasi bahwa pelanggan terjatuh ke dalam saluran air di area pedestrian yang berjarak kurang lebih 150 meter dari halte dan mengakibatkan luka lebam pada bagian punggung dan tangan. Pada saat kejadian, layanan Transcare telah melanjutkan perjalanan mengantarkan empat pelanggan lain ke lokasi lainnya.

Pramono Minta Insiden Penumpang Penyandang Disabilitas Jatuh Tak Boleh Terulang

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi menegaskan, keselamatan dan kenyamanan setiap pelanggan, terutama pelanggan disabilitas, merupakan prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Transjakarta memohon maaf sebesar-besarnya kepada Saudari Novianis atas ketidaknyamanan dan musibah yang dialami,” ujarnya, Rabu (14/1).

Ia mengatakan, sebagai bentuk tanggung jawab dan empati, tim Transjakarta telah melakukan kunjungan langsung (service recovery) ke kediaman Saudari Novianis pada Senin (12/1) untuk memantau kondisi kesehatan korban serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

“Kami menyadari bahwa dalam melayani pelanggan disabilitas, aspek pendampingan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati hingga memastikan pelanggan berada di zona yang benar-benar aman,” katanya.

Tjahyadi mengatakan, Transjakarta tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Transjakarta sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh pramusapa dan petugas operasional di lapangan.

Selain itu, Transjakarta akan memperketat penerapan Standard Operating Procedure (SOP), khususnya mengenai kewajiban petugas untuk menuntun pelanggan disabilitas hingga titik yang benar-benar aman dan terhubung dengan aksesibilitas yang memadai.

“Pelatihan sensitivitas layanan bagi pelanggan prioritas akan kami tingkatkan kembali bagi seluruh jajaran garda terdepan kami," katanya.

Transjakarta juga berterima kasih atas perhatian publik dan media yang menjadi pengingat bagi perusahaan untuk terus memperbaiki diri. Tjahyadi menambahkan, Transjakarta berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan fasilitas pendukung seperti guiding block di sekitar area layanan publik berfungsi dengan baik dan aman bagi pelanggan disabilitas.

“Kejadian ini menjadi prioritas utama manajemen untuk memastikan visi Transjakarta sebagai transportasi publik yang inklusif, aman, dan memanusiakan seluruh pelanggannya tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29708 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11783 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye10329 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4081 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1863 personAldi Geri Lumban Tobing